Tips Persiapan Mental Hadapi Ujian

Posted on

Terhitung Senin ini, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) kembali membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang kedua. Dalam menghadapi ujian, persiapan mental sangatlah penting. Selain persiapan kemampuan akademik siswa.

Namun, menyiapkan mental untuk ujian itu tidaklah semudah diucapkan. Tapi jangan khawatir, ada teknik-teknik sederhana yang dapat digunakan oleh siswa untuk menghadapi ujian:

Belajar bukan dengan Sistem Kebut Semalam

Pelajari materi-materi jauh hari sebelum hari H tes. Menjelang tes, siswa cukup meninjau materi. Jadi, jangan sampai menjejalkan atau menghafalkan materi hingga di malam mau ujian. Justru meningkatkan kecemasan siswa. Bahkan bisa muncul self talk yang negatif, misalnya saya akan gagal, saya tak cukup belajar, dan sebagainya sehingga justru menurunkan kinerja dalam ujian nanti.

Tetap Positif

Gunakan self-talk yang positif untuk menghilangkan self-talk yang negatif sekaligus meningkatkan kepercayaan diri akan kemampuan Anda. Setiap Anda mulai merasa kewalahan atau cemas tentang ujian, katakan pada diri sendiri bahwa Anda tahu materi dan bahwa Anda dapat lulus ujian. Gunakan hanya kata-kata positif. Contoh: Saya pintar. Saya akan mengerjakan ujian ini dengan baik. Saya telah belajar. Saya tahu materinya.

Jangan Membandingkan

Jangan membandingkan diri Anda dengan siswa lain, atau membandingkan kinerja Anda dengan siswa lain. Daripada mengkhawatirkan bagaimana orang lain akan melakukan atau apakah mereka pikir itu sulit, fokuslah pada kekhawatiran dan kemampuan Anda. Terlepas dari bagaimana kinerja orang lain, kinerja Anda adalah satu-satunya yang penting untuk nilai Anda. Membandingkan diri Anda dengan orang lain meningkatkan kecemasan dan tingkat self-talk negatif Anda sebelum ujian.

Bayangkan Anda tahu jawabannya

Bayangkan diri Anda mengikuti tes dan mengetahui jawabannya. Visualisasikan diri Anda melakukan tes dengan baik dan tidak mengalami masalah dengan materi. Visualisasi keberhasilan Anda akan meningkatkan kepercayaan diri pada kemampuan Anda, yang mengurangi kecemasan yang Anda rasakan sebelum ujian. Alih-alih menganggap ini sebagai ujian, anggap itu sebagai kesempatan untuk menunjukkan apa yang Anda ketahui dan apa yang telah Anda pelajari.

Hindari Kecemasan

Kekhawatiran itu menular. Bahkan jika Anda santai dan percaya diri, berada di sekitar orang cemas atau teman yang khawatir akan membuat Anda mulai merasa cemas. Sebelum ujian, hindari mendengarkan ketakutan teman dan teman sekelas.

Merasa cemas dan khawatir sebelum ujian adalah normal, dan setiap siswa mengalami perasaan itu. Masalah dengan kecemasan muncul ketika mengganggu kemampuan Anda untuk mengikuti ujian dan berkinerja baik.

Mempraktikkan teknik persiapan mental dan mengingat bahwa ujian bukan satu-satunya ukuran kinerja akademik Anda akan mengurangi kecemasan dan memastikan bahwa Anda melakukan yang terbaik. Selamat menghadapi ujian!

Sumber: test-preparation.ca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *